Thursday, April 4, 2019

Hotel Tanpa Nama Yang Angker di Seputar Lembah Dieng Malang


Hotel tanpa nama? ya... memang hotel ini belum sempat diberi nama oleh pemiliknya. Tepat pada tahun 1980-an seorang pebisnis lokal berkeinginan membangun sebuah hotel yang megah di area Lembah Dieng tepatnya di belakang Universitas Merdeka Malang. Akan tetapi, tanpa diketahui sebab yang jelas proses pembangunan hotel tersebut tiba-tiba dihentikan.

Usut punya usut, lokasi dibangunnya hotel ini diketahui merupakan tempat pembantaian warga yang dicap sebagai PKI pada tahun 1960-an. Oleh karena itu sering terdengar rintihan wanita meminta tolong, teriakan lelaki menolak untuk dibunuh dan tangisan dari anak-anak yang menyaksikan orang tua mereka dibantai.

Hotel tua ini bisa dijadikan spot menarik untuk berfoto - foto. bangunan yang cukup megah, namun klasik, membuatnya cukup instagramable jika dijadikan latar belakang foto pre-wedding, dan semacamnya.

Saat ini jadi tempat pemancingan ikan. Cukup dengan membayar tiket masuk sebesar 15 ribu rupiah, Anda bisa memasukinya. Meski demikian, keberadaan lorong-lorong di dalam bangunan yang terdiri dari dua lantai itu tetap dipertahankan. Sebenarnya, jika hotel ini jadi, tak terbayangkan betapa mewahnya menghiasi pinggiran barat Kota Malang. Cerita Seram, Horor, Mistis, Angker sangat lekat dengan Hotel tanpa nama di Lembah Dieng ini.

Advertiser

Loading...